FEB Unitomo Gelar Konferensi Internasional ICEBEMA 2025, Wagub Emil Dorong Transformasi Hijau dan Digital di Dunia Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) kembali menegaskan perannya di kancah akademik internasional dengan menggelar The 2nd International Conference on Economics, Business, Entrepreneurship, Management, and Accounting (ICEBEMA) 2025, Sabtu (25/10/2025). Bertempat di Auditorium Ki Moh. Saleh, kegiatan bertema “Driving Sustainable Transformation: Green Innovation, Digitalization, and AI in the Future of Economics, Business, and Entrepreneurship” ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, Thailand, Pakistan, Vietnam, dan Australia.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan pentingnya transformasi berkelanjutan berbasis inovasi hijau dan digitalisasi dalam perekonomian global. “Perguruan tinggi memiliki peran vital dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya. Emil menambahkan bahwa kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang terus berkembang.

Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah menyampaikan bahwa ICEBEMA 2025 menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus menjawab isu-isu global di bidang ekonomi dan bisnis. “Konferensi ini bukan sekadar ajang ilmiah, melainkan bukti nyata komitmen Unitomo dalam mewujudkan kampus yang relevan dengan dinamika global, khususnya di era kecerdasan buatan dan inovasi hijau,” ungkapnya. Ia juga berharap hasil dari konferensi ini dapat menjadi rekomendasi kebijakan dan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
Sementara itu, Dekan FEB Unitomo, Prof. Sukesi menuturkan bahwa penyelenggaraan ICEBEMA kedua ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan edisi pertama yang disambut positif oleh akademisi mancanegara. “Kami ingin terus mendorong kolaborasi riset lintas negara dalam bidang ekonomi, manajemen, akuntansi, dan kewirausahaan yang berbasis keberlanjutan,” ujarnya. Prof. Sukesi juga menambahkan bahwa dengan hadirnya pembicara internasional, mahasiswa dan dosen FEB Unitomo dapat memperluas wawasan global sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.