PKKMB Soemada Unitomo 2025 Tanamkan Literasi Finansial hingga Kesadaran K3L
Rabu (27/08) Bertempat di Kampus Universitas Dr. Soetomo PKKMB Soemada 2025 hari ke-2 berlangsung penuh semangat. Sejak pagi para mahasiswa baru (maba) sudah berbaris rapi di lapangan depan Gedung F Unitomo untuk mengikuti pengondisian, absensi, hingga body check yang dipandu Menwa dan panitia. Antusiasme peserta tetap tinggi menunggu persiapan pembekalan yang akan diberikan langsung oleh Wakil Rektor II Unitomo, Dr. Drs. Sucipto, M.Pd., tentang Keuangan Mahasiswa yang dipandu oleh moderator Jessica. Dalam paparannya Sucipto menegaskan bahwa kemampuan mengatur keuangan adalah keterampilan hidup yang wajib dimiliki mahasiswa, mulai dari mencatat pemasukan, mengelompokkan pengeluaran, hingga menyisihkan dana darurat. “Mahasiswa yang cerdas bukan hanya pintar di kelas, tapi juga bijak dalam mengatur uang saku,” ujar dosen senior FKIP Unitomo ini


Usai pembekalan Wakil Rektor II, pembekalan maba dilanjutkan oleh Anya Cahyarani, S.I.Kom. Alumni FIKOM Unitomo yang
juga berprofesi sebagai content creator ini
memberikan paparan materi bertajuk “Transformasi
Digital”. Dalam paparannya Anya mengingatkan bahwa media digital bukan sekadar
hiburan, melainkan ruang belajar, bisnis, dan jejaring. Ia juga menekankan
pentingnya membangun jejak digital positif karena apa yang dipublikasikan hari
ini bisa menjadi peluang atau hambatan di masa depan. “Di era medsos ini kita
harus hati-hati menggunakannya. Jangan asal posting karena semua bakal terlacak,
jejak digital di dunia maya adalah CV pertama kalian yang mencerminkan perilaku
kalian,” pesannya Anya buat para mahasiswa.


Agenda berikutnya menghadirkan materi pembentukan karakter yang dibawakan Dekan FIKOM, Dr. Harliantara, M.Si. Dalam penjelasannya ia menekankan bahwa menjadi mahasiswa tidak hanya mengejar IPK tinggi, tetapi juga membangun integritas, etika, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Puncak sesi ini adalah deklarasi dan ikrar mahasiswa baru, yang diucapkan bersama secara khidmat sebagai simbol komitmen menjunjung tinggi nama baik Unitomo, menjaga etika akademik, dan berkontribusi demi kemajuan bangsa. Semoga momen ini menjadi titik balik lahirnya identitas baru mahasiswa baru Unitomo sebagai “Soetomo Muda” yang berkarakter dan berdaya guna”, ujar Harliantara

Menjelang sore, materi ditutup dengan Keselamatan, Kesehatan, Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3L) disampaikan tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. Dengan demonstrasi langsung penggunaan APAR dan simulasi evakuasi, mahasiswa diajak memahami pentingnya budaya keselamatan di kampus maupun kehidupan sehari-hari. Materi K3L menjadi penutup yang kuat, menegaskan bahwa perjalanan mahasiswa tidak hanya soal akademik, tetapi juga kesadaran menjaga diri, peduli lingkungan, dan membangun tanggung jawab sosial.(Abi)